Awalnya memang suatu kebetulan, sebenarnya tidak pernah terlintas dibenak seorang Riza Khaedar untuk melanjutkan kuliah di Dept. Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Institut Pertanian Bogor. Pertama kalinya saya mengenal IPB adalah dari seorang saudara sepupu saya yang memang kuliah di IPB, di Dept. Statistika FMIPA tepatnya. Dia mencritakan tentang apa saja yang ada di IPB. Mulai dari kondisi kampus, fakultas-fakultas yang ada, peluang kerja dan peluang diterima di Institut Pertanian Bogor.

Setelah mendengar cerita saudara saya itu. Saya mulai intens mencari informasi-informasi seputar IPB, baik dari selebaran, dan melalui internet. Saya pun sering berdiskusi dengan teman saya se-kelas tentang IPB serta dengan guru-guru Bimbingan dan Konseling di SMA. Dari hasil pencarian informasi tersebut saya mendapat informasi bahwa IPB membuka jalur penerimaan mahasiswa baru melalui jalur USMI (sama seperti PMDK) dan “katanya” proporsi mahasiswa yang diterima melalui USMI lebih tinggi dibandingkan jalur lainya. Berbekal pengetahuan itulah saya beranikan diri untuk mendaftarkan diri saya pada jalur penerimaan mahasiswa baru melalui USMI.

Lama memang untuk memutuskan dua pilihan fakultas dan departemen apa yang saya ingin masuki. Pada awalnya saya ingin masuk departemen ilmu komputer, tetapi entah karena apa saya merasa kurang “PD” untuk memilihnya. Melalui proses yang panjang dengan meminta pertimbangan orang tua serta menimbang-nimbang lebih jauh lagi. Saya putuskan memilih departemen manajemen sumber daya lahan sebagai pilihan pertama saya dan Fakultas Peternakan sebagai pilihan keduanya.

Setelah menunggu pengumuman hasil USMI saya agak terkejut, termasuk guru-guru Bimbingan dan Konseling saya di SMA. Karena jujur memang saya bukan murid yang prestasinya menonjol dibandingkan dengan teman-teman saya yang lain yang mendaftar di IPB. Ternyata saya diterima di Fakultas Peternakan IPB (waktu itu saya belum dapat mayor). Antara bingung dan senang mendapat berita tersebut, tapi saya coba untuk menjalaninya. Tahun pertama saya memang belum mendapat mayor, ketika akhir tahun kedua pihak fakultas memberikan kewajiaban untuk memilih mayor.

Memang saya sempat bingung, tapi setelah dipelajari dan ditelaah dengan baik. Saya menganggap Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan lebih menjanjikan dan cakupan ilmu serta pengetahuanya luas. Atas dasar itulah saya memelih Dept. IPTP IPB.

Search
Archives